20 Dessember 2012
Press Release : PT KS Kembali Cetak Generasi Muda Siap Kerja

Kebutuhan tenaga kerja di Banten yang diperkirakan berjumlah 30.000 orang sampai tahun 2023 (Kajian LPEM-UI 2010), dijawab oleh PT Krakatau Steel (Persero )Tbk dengan meluluskan 150 siswa didikannya dalam Program Vocational Training gelobang III tahun 2012. Hal ini terungkap dalam acara penutupan Program Vocational Training PT KS yang dilaksanakan kamis (20/12) di gedung Serbaguna HCD PT KS, Cilegon. Acara tahunan ini turut dihadiri oleh Dirjen Binalatas Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Abdul Wahab Bangkona, Wakil Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Sugianto, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon Taufiqurrahman, Perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Cilegon, dan Jajaran Management PT KS Grup serta New Corporation. Saat ini, Program PT KS ini dijadikan sebagai sumber referensi tenaga kerja bagi Industri-industri di Banten dan sekitarnya.

Pada acara tersebut, dilaporkan dalam Program Vocational Training III, Seluruh peserta yang berjumlah 150 orang dinyatakan lulus dan siap kerja, dengan komposisi 4 orang dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan, 96 peserta dinyatakan lulus dengan predikat baik, dan yang lainnya predikat baik dan cukup baik. Seluruh peserta disalurkan pada beberapa perusahaan di Cilegon dan sekitarnya. Perusahaan yang siap menerima peserta Vocational Training III antara lain PT Krakatau Tirta Industri, PT KHI Pipe Industries, PT Krakatau Bandar Samudera, PT Krakatau Wajatama, PT Krakatau Posco Power, dan PT Krakatau Posco.

Direktur SDM & Umum PT KS Dadang Danusiri dalam sambutannya menyatakan Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dan bekerja keras untuk melaksanakan penjaringan peserta Training sehingga Program Vocational Training III dapat terlaksana. “Program Vocational Training adalah salah satu bentuk Komitmen nyata PT KS dalam melaksanakan CSR dibidang Pendidikan dengan tujuan untuk dapat menaikan Kompetensi Pemuda Indonesia khususnya di Kota Cilegon, dengan demikian diharapkan dapat membantu mengurangi masalah pengangguran,” tegasnya. Hal ini diamini oleh Kadisnaker Kota Cilegon Taufiqurrahman, “Di Kota Cilegon, terjadi penurunan jumlah pengangguran dari 18,28% menjadi 13,14%, salah satu faktornya adalah program Vocational Training ini,” jelasnya.

Sementara itu, Dirjen Binalatas Depnakertrans Abdul Wahab Bangkona mengatakan bahwa Pemerintah melalui Departemen Tenaga Kerja sangat mengapresiasi Program Vocational Training PT KS ini. PT KS merupakan pioneer dalam peningkatan kompetensi Pemuda Indonesia. ”Bayangkan jika 100 perusahaan saja yang mengikuti jejak PT KS, maka dalam waktu 1 tahun, 15.000 pemuda Indonesia menjadi siap bekerja dan menjadi tenaga kerja terampil. Sedangkan jumlah perusahaan di Indonesia sangat banyak, betapa banyak tenaga terampil yang akan dihasilkan jika semua mengadakan program ini. jadi kami sangat apresiasi kepada PT KS” Tegasnya.

Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan dokumen Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) PT KS oleh Wakil Ketua BNSP Sugianto kepada Dir SDM&Umum PT KS Dadang Danusiri, hal ini menandakan PT KS secara resmi mempunyai LSP yang dapat mengeluarkan sertifikat yang diakui secara nasional dan internasional. Dengan Begitu, PT KS merupakan Perusahaan Baja pertama di Indonesia yang dapat mengeluarkan sertifikat profesi yang diakui secara Nasional dan internasional.

 Dilihat : 11172 kali