14 November 2007
Pertamina Siapkan Tender 18 Juta Tabung

JAKARTA. Belum reda benar kisruh rencana impor tabung gas, PT Pertamina (Persero) bersiap mengadakan tender pengadaan tabung elpiji 3 kilo
gram untuk kebutuhan 2008, akhir November ini. Jumlah yang akan ditenderkan sebanyak 18 juta unit. Pertamina juga mengirim surat undangan untuk mengikuti tender kepada Asosiasi Industri Tabung Baja (Asitab), pekan lalu.
Juru bicara Pertamina Wisnuntoro mengatakan, tender ini untuk memenuhi target pengadaan tabung 25 juta unit pada 2008. "Pemenuhan kebutuhan tabung 2008 akan dipenuhi dari industri dalam negeri," katanya, di Jakarta, Selasa (13/ll), "Dengan demikian bisa tercipta lapangan kerja baru dan menggairahkan industri dalam negeri."

Produsen tabung menyambut baik rencana tender tersebut.  Ketua Umum Asitab Tjiptadi mengatakan, pada 2008 para produsen tabung optimistis dapat memenuhi kebutuhan tabung gas sebanyak 25 juta unit itu. Tjiptadi mengatakan, 22 anggotanya telah menyatakan sanggup menyediakan 25 juta tabung gas elpiji. Maklumlah, jumlah produsen tabung gas di dalam negeri bertambah. Kapasitas produksi juga meningkat.

Berkaca pada kejadian tahun ini, Departemen Perindustrian (Depperin) pun akan melakukan verifikasi kemampuan industri dalam negeri. "Saat ini, sudah ada 22 industri dalam negeri yang sudah siap dan mereka sudah melaporkan datanya pada kami," ungkap Ansari Bukhari, Dirjen Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka Depperin Ansari Bukhari, beberapa waktu lalu.  Depperin pun telah menunjuk PT Sucofindo untuk menilai kompetensi industri tabung dalam negeri. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi keterlambatan produksi dan pengiriman tabung di masyarakat, sehingga berjalan sesuai jadwal percepatan program konversi minyak tanah ke elpiji.

Meski mengadakan tender. Pertamina tetap meneruskan proses impor tabung sebanyak 4,2 juta unit untuk pemenuhan tahun ini. Pertamina telah melakukan studi kelayakan di beberapa negara antara lain China, Thailand, Taiwan, dan India.

Wisnu mengatakan, studi itu bertujuan untuk mengetahui kualitas, harga, dan kapasitas produksi masing-masing negara. "Kami inginkan yang terbaik tapi murah," katanya.  Pertamina menargetkan tabung impor itu akan datang secara bertahap, mulai bulan ini. Setiap bulan, Pertamina menargetkan ada sejuta tabung impor yang tiba. Impor berlangsung hingga Februari 2008.

Sumber : Harian Kontan, Page : 17 

 

 Dilihat : 3351 kali