12 November 2007
IPO PT Krakatau Steel Dilakukan pada 2009

JAKARTA (Media): Initial Public Offering (IPO) (penawaran saham perdana) PT Krakatau Steel (KS) baru bisa dilakukan pada 2009, setelah perusahaan itu merestrukturisasi dan meningkatkan kinerja. Nilai jual saham PT KS akan tinggi.

"Insya Allah, bisa 2009. Kami lakukan restrukturisasi dulu, termasuk peningkatan profitnya," kata Direktur Utama PT Krakatau Steel Fazwar Bujang, seusai dilantik Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di Jakarta, Jumat (9/11).

Sebelumnya, penawaran saham perdana PT KS direncanakan pada 2008. Namun, Sofyan menegaskan penawaran saham perdana PT KS tidak bisa dilakukan tahun depan karena pemerintah menginginkan PT KS menjalani program revitalisasi. "IPO PT KS tidak bisa tahun depan karena ada program revitalisasi, ada program investasi, supaya PT KS bisa lebih baik daripada sekarang," tegasnya. Menurut Fazwar Bujang, pihaknya belum bisa membicarakan berapa besar target IPO PT KS pada 2009. Pasalnya, pihaknya akan melatih untuk mendapatkan target maksimal.
"Saya kira kami tidak bisa bicara angka sebelum berlatih, karena kan target kami semaksimal yang bisa kami lakukan."

Namun, lanjut Fazwar, untuk mendapatkan sumber pendanaan yang besar, pihaknya tidak akan mengorbankan kepemilikan mayoritas pemerintah. "Itu yang paling penting supaya bisa optimal," jelasnya.

Ia mengatakan, dana penawaran saham perdana dibutuhkan untuk investasi PT KS, termasuk memodernisasi pabrikpabrik dan mesin mulai dari iron making, steel making, dan rooting mill sehingga bisa memperbaiki daya saing. Dengan modernisasi ini, konsumsi energi diharapkan menjadi lebih efisien, kualitas dan produktivitas pun lebih baik.

"Modernisasi ini membutuhkan dana segar sekitar US$130 juta. Kami akan cari dananya dari equity (modal) dan pendanaan dari luar seperti obligasi. Itu salah satu pilihannya, tentu mana yang paling cepat, hemat dan mana yang bisa mengikuti aturannya,," kata dia.

Modernisasi akan dimulai 2008. Saat ini, PT KS telah menyiapkan semua kajian dan fasilitas teknis. PT KS akan melakukan tender untuk modernisasi ini.

Sementara itu, meski IPO PT KS tertunda sampai 2009, Fazwar memastikan IPO anak perusahaan PT KS, PT KHI Pipe Industry bisa dilakukan sebelum semester I 2008. "Sekarang sudah ada izin dan persetujuan dari DPR. Sudah ada lampu hijau lah," ujarnya.

Awal November lalu, manajemen KS menyatakan akan berinvestasi membangun pabrik pengolahan biji besi di Kalimantan Selatan (Kalsel) senilai Rp600 miliar. Pembangunan pabrik yang akan memproduksi bijih besi dalam bentuk spoon iron. Lokasi bahan baku pembuatan baja tersebut ditetapkan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu. (Ray/E-1)

Sumber : Media Indonesia, Page : 15 

 

 Dilihat : 3187 kali