26 Oktober 2010
Harga IPO Krakatau Akomodasi Investor Jangka Panjang

JAKARTA: Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, penetapan harga penawaran perdana (IPO) PT Krakatau Steel pada level Rp 850 per lembar, untuk lebih mengakomodasi investor tier one (jangka panjang).

"Investor tier one jumlahnya banyak. Kita ingin mereka memperoleh capital gain (keuntungan). Kita ingin memberi ruang kepada investor lokal untuk memiliki saham Krakatau Steel," kata Mustafa, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin malam.

Menurut Mustafa, penetapan harga saham Krakatau Steel sudah maksimal, dan mengakomodir permintaan investor asing dan lokal.

Ia menambahkan, komposisi saham untuk investor asing ditetapkan sebanyak 35%, sedangkan investor lokal 65%.

Menurut Mustafa, sesungguhnya bisa saja pemegang saham menetapkan harga di level Rp 950 per lembar. "Namun, dengan harga Rp 850 kami lihat sudah paling optimal," ujarnya.

Mustafa menambahkan, pihaknya belajar dari IPO Bank Tabungan Negara, di mana harganya terus naik sehingga menguntungkan pemegang saham.

Diketahui, pada Senin (25/5) harga IPO ditetapkan melalui rapat yang dipimpin Menteri BUMN Mustafa Abubakar, dan dihadiri sejumlah deputi BUMN, direksi dan komisaris Kraktau Steel, dan direksi tiga penjamin emisi yaitu Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Bahana Sekuritas.

Adapun pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditetapkan pada 10 November 2010.

Jumlah saham Krakatau Steel yang akan dilepas sebanyak 3,155 miliar lembar, maka dana yang diperoleh dana hasil IPO sekitar Rp 2,6 triliun.

Sementara itu, Direktur Utama Krakatau Steel Fazwar Bujang menjelaskan, permintaan penawaran investor asing maupun lokal mencapai 27 miliar lembar saham.

"Terjadi kelebihan permintaan (oversubscribed) lebih dari enam kali dari jumlah saham yang kami ditawarkan," kata Fazwar.

Sementara itu, Komisaris Utama Krakatau Steel, Zacky Anwar mengatakan, tingginya minat investor terhadap saham BUMN produsen baja ini cukup tinggi karena prospek industri manufaktur yang positif ke depannya.

Menurut catatan, pemerintah pada tahap pertama akan melepas saham Krakatau Steel sekitar 19,61%, dari total 30% yang akan dilepas ke publik.


(Sumber: Investor Daily Indonesia)
http://www.investorindonesia.com/index.php?option=com_content&task=view&id=91503&Itemid=29

 Dilihat : 8906 kali