09 November 2007
Kontroversi Impor Tabung Elpiji

Manajemen PT Global Pacific Energy ingin mengklarifikasi berita yang beredar di media massa akhir-akhir ini mengenai tabung elpiji 3 kg di Tanjung Priok. PT Global Pacific Energy adalah perusahaan trader, dalam kaitannya mengenai impor tabung gas 3 kg adalah murni sebagai inisiatif dari GPE dan tidak ada kaitannya dengan pihak manapun sebagaimana yang diberitakan di media elektronik dan media massa.

Perlu kami jelaskan bahwa tabung elpiji 3 kg sebanyak 2 kontainer yang berisi 7.344 unit tabung adalah benar milik PT Global Pacific Energy. Impor tabung 3 kg tersebut kami lakukan karena kami berinisiatif ingin mengantisipasi percepatan program pemerintah dalam konversi minyak tanah ke gas seperti yang sudah dikemukakan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Kami melihat adanya peluang bisnis setelah Pertamina membuka kemungkinan dari luar negeri. Kami mengharapkan Pertamina akan memberikan izin untuk mengimpor tabung gas, dengan begitu tabung gas pesanan kami dapat segera kami' tawarkan ke Pertamina. Menurut analisis kami, harga baja di China yang akan melonjak 30% pada 2008. Tujuan kami hanya sederhana, yaitu ingin mengantispasi peluang tersebut.
Perlu kami tambahkan bahwa kami melaksanakan impor sesuai prosedur impor yang berlaku. Menurut kami tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan PT Global Pacific Energy atau larangan pemerintah untuk mengimpor tabung elpyi.Seandainya tabung elpiji 3 kg tersebut tidak dapat dipakai atau tidak dapat disalurkan karena alasan tertentu seperti yang dikemukakan Bapak Menteri Perindustrian Fachmi Idris, kami akan melakukan reekspor. Demikian penjelasan dari kami. Terimakasih.

Manajemen PT Global Pacific Energy,
Jakarta

Sumber : Harian Kontan

 Dilihat : 3608 kali