03 April 2010
Posco Investasi US$ 6 Miliar, Pemerintah Siapkan Insentif ke Korea

Jakarta - Perusahaan Korea Pohang Steel and Iron Company (Posco) akan menanam investasinya pada PT Krakatau Steel (KS) sebesar US$ 6 miliar. Pemerintah siapkan insentif fiskal untuk penanaman investasi ini.

"Kemarin saya jumpa dengan Perdana Menteri Korea dan mereka mengharapkan Posco tetap berjalan dengan investasi US$ 6 miliar," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa seusai melantik pejabat eselon I dan II di Kantor Kementeriaan Koordinator Perekonomian baru-baru ini.

Hatta menyatakan KS akan membangun pabrik baja berkapasitas 5 juta ton per tahun bersama perusahaan dari negeri ginseng itu. Rencananya, kerjasama pembentukan perusahaan patungan (joint venture) tersebut akan ditandatangani April ini.

"Kesepakatan itu akan ditandatangani April ini," ungkapnya.

Namun, lanjut Hatta, terdapat beberapa kendala untuk melaksanakan kerjasama ini. Pertama, pihak Indonesia belum bisa memberikan kepastian mengenai insentif fiskal kepada Korea.

"Itu (insentif) yang akan kita rumuskan. Kalau menyangkut tax holiday kan kita harus hati-hati," jelasnya.

Kemudian, Hatta menyatakan para pengusaha Korea juga berminat untuk melanjutkan investasi pada sektor manufaktur, serta kehutanan, sektor energi, dan climate change.

"Mereka juga menawarkan teknologi energi terbarukan (renewable energy) dan saya menawarkan geothermal, tapi Perdana Menteri Korea menawarkan langsung untuk pembangunan pembangkit karena memang mereka memiliki teknologi untuk itu," ujarnya.

Hatta juga mengutarakan adanya minat dari investor Korea untuk menanamkan modal pada pembangunan jalan tol di Pulau Jawa.

"Saya juga menawarkan pada kesempatan itu pembiayaan melalui infrastructure fund. Jadi bila dananya masuk melalui infrastructure fund itu lebih gampang daripada project loan yang kadang-kadang memakan waktu yang panjang," tukasnya.


(Sumber: Detik Finance)

 Dilihat : 3763 kali