11 Maret 2010
April 2010, Essar Group Akan IPO di London

MUMBAI. Konglomerasi bisnis asal India yang bergerak di industri baja dan perminyakan, Essar Group, dikabarkan akan melakukan penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) di bursa London, Inggris.

Menurut sumber kantor berita Reuters yang mengetahui rencana tersebut, entitas bisnis milik duo taipan bersaudara Shashi dan Ravi Ruia itu akan menggelar IPO selambat-lambatnya pada akhir April 2010.

Sumber tadi membisikkan, dalam IPO itu, Essar Group akan melepas sekitar 20%-25% saham salah satu unit usahanya, Essar Energy Ltd., ke publik.

Dari hasil IPO tersebut, Essar berharap bisa meraup dana segar US$ 2,5 miliar hingga US$ 3 miliar. Sesuai rencana, dana ini akan digunakan Essar untuk ekspansi usaha.

Kelompok usaha yang memproduksi minyak sebanyak 280.000 barel per hari (bph) di Barat India dan memiliki 50% saham di sebuah kilang minyak di Kenya ini disebut-sebut tengah mengejar kesepakatan untuk bisa memproduksi minyak sekitar 1 juta bph.


Strategi Perusahaan

Akhir pekan silam, manajemen Essar juga mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani kesepakatan untuk mengambilalih saham produsen batubara Amerika Serikat (AS), yakni Trinity Coal Partners LLC senilai US$ 600 juta yang digenggam oleh perusahaan ekuitas swasta, Denham Capital.

Kelak, Trinity Coal akan dimanfaatkan Essar Group sebagai sumber batubara guna memenuhi kebutuhan bahan bakar pabrik baja Essar yang beroperasi di Amerika Utara. Salah satunya adalah pabrik baja Essar di Ontario, Kanada.

Swarnendu Bhushan, analis dari HDFC Securities Ltd di Mumbai, menilai, langkah IPO Essar bertujuan untuk mengincar kilang minyak Royal Dutch Shell, produsen minyak asal Belanda. "Essar mencari dana untuk mendapatkan saham di tiga kilang Shell. Jadi IPO ini merupakan usaha Essar untuk mengumpulkan lebih banyak uang demi melakukan itu," katanya.

Sayangnya, terkait aksi korporasi itu, manajemen Essar hanya berkomentar singkat. "Kami akan selalu melihat berbagai pilihan pendanaan, namun belum membuat keputusan berkaitan dengan pembiayaan usaha," kata manajemen Essar dalam pernyataannya.

Apapun dalihnya, rencana Essar itu akan menjadi aksi IPO terbesar kedua perusahaan India dalam tiga tahun terakhir. Pada 2007, ICICI Bank menggelar IPO di AS senilai US$ 4,6 miliar. Lalu, pada 2008, giliran Reliance Power yang IPO senilai US$ 2,9 miliar.


(Sumber: Kontan Online)

 Dilihat : 13009 kali