14 Dessember 2009
Latinusa Resmi Jadi Perseroan Terbuka

Jakarta - PT Latinusa, anak usaha Krakatau Steel, resmi menjadi perseroan terbatas. Satu-satunya perusahaan penghasil tinplate (pelat timah) di Indonesia itu mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk proses revamping fasilitas pabrik serta penambahan unit mesin baru dalam meningkatkan kapasitas produksi.

Latinusa melepas sahamnya ke publik sebesar 20 persen atau 504,6 juta lembar saham. Per saham ditawarkan Rp 325. "Dengan harga Rp 325, dana yang bisa diraup Rp 164 miliar. Dana tersebut digunakan sebagai penambahan belanja modal (capital expenditure)," kata Direktur Utama Latinusa Ardhiman T.A. kemarin.

Kapasitas produksi pelat baja saat ini baru 130 ribu ton. Produksi diperkirakan bertambah 30 ribu ton setelah memperoleh dana penjualan saham atau menjadi 160 ribu ton per tahun. "Konsumsi pelat timah nasional sebesar 180 ribu ton, sehingga produksi kami mendekati kebutuhan nasional," ujar Ardhiman.

Latinusa menjadi pemimpin pasar pelat timah dengan pangsa pasar 57,5 persen pada 2008 yang didapat dari produksi 111,4 ribu metrik ton.

Sebanyak 55 persen saham perusahaan dimiliki oleh konsursium Nippon Steel yang terdiri dari Nippon Steel Corporation, Mitsu Co Ltd, Nippon Steel Trading dan Metal One Coorporation. “Nippon Steel akan menjamin keamanan pasokan bahan baku perseroan berupa Tin Mill Black Plate,” kata Kozo Uchida, Wakil Presiden Direktur Nippon Steel. Nippon Steel merupakan perusahaan baja terbesar kedua di dunia.

Ardhiman menjelaskan, sesudah penawaran umum dan diselesaikannya transaksi akuisisi oleh konsorsium, perseroan akan dimiliki oleh Nippon Steel sebesar 55 persen, Krakatau Steel memiliki 20,10 persen, adapun 4,90 persen dimiliki oleh Baruna Inti Lestari, dan 20 persen oleh masyarakat.


(Sumber: Tempo Interaktif)

 Dilihat : 4582 kali