21 Oktober 2009
Harga Baja Domestik Merambat Naik

JAKARTA. Seiring membaiknya permintaan baja dalam negeri, harga baja domestik pada kuartal I tahun depan diperkirakan bakal terus merambat naik. Kenaikan harga di tingkat grosir tersebut tidak hanya terjadi pada jenis bahan baku namun juga untuk beberapa produk hilir.

"Namun kenaikan harga tersebut masih akan berada pada kisaran normal," ujar Direktur Marketing PT Krakatau Steel Irvan Kamal Hakim.

Krakatau Steel memprediksikan kenaikan rata-rata berkisar 5% untung masing-masing jenis barang. Untuk bahan baku baja canai panas atau biasa disebut HRC yang kuartal terakhir 2009 ini berada di kisaran harga Rp 8.100 (per kilogram sebelum pajak), pada kuartal I tahun depan diperkirakan akan mencapai harga Rp 8.500.

Sedangkan untuk baja canai dingin (CRC) yang saat ini harganya sekitar Rp 9.000 per kilogram, kuartal I 2010 diperkirakan akan mencapai Rp 9.500. Untuk batang kawat atau wide rod juga diperkirakan mengalami kenaikan harga meski dengan persentase yang tak terlalu tinggi dari Rp 7.150 pada kuartal ini akan naik menjadi Rp 7.500 per kilogram.

Kenaikan tersebut tentu diikuti oleh jenis-jenis produk hilir seperti paku, besi beton, dan seng lembaran. Namun persentase kenaikannya hanya sekitaar 3% dari harga di kuartal terakhir tahun ini.

(Sumber: Kontan Online)

 Dilihat : 2934 kali