05 Oktober 2009
Kantongi Restu DPR, Tiga BUMN Siap Melantai

JAKARTA. Pemerintah kian getol menggeber privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tahun depan, Kementerian Negara BUMN mengagendakan minimal tiga perusahaan negara melantai di bursa saham.

Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu bilang, ketiga BUMN yang siap masuk bursa adalah PT Garuda Indonesia, PT Krakatau Steel, dan PT Waskita Karya.

Mereka akan menggelar penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). "Untuk IPO ketiga BUMN itu, kami sudah mengantongi izin dari Dewan Perwakilan Rakyat tahun lalu. Kini tinggal mematangkan persiapan internal," kata Said, Jumat lalu (2/10).

Krakatau Steel (KS) menargetkan perolehan dana IPO hingga Rp 4 triliun. Dana itu untuk memperkuat modal KS. Mereka juga akan memakai duit IPO untuk pengembangan kapasitas produksi baja. Maklum, kapasitas KS relatif minim, yakni baru 2,5 juta ton per tahun.

Bagi Garuda, momentum IPO akan mereka gunakan untuk membersihkan tumpukan utangnya. Garuda, misalnya, berutang ke Bank Mandiri Rp 3,36 triliun. Dari jumlah itu, mereka akan mengkonversi utang pokok Rp 1 triliun menjadi 11% saham. Saat IPO nanti, Garuda berniat melepas maksimal 49% saham, termasuk 11% saham jatah Bank Mandiri.

Analis Saham Willy Sanjaya menilai, tahun depan adalah momentum tepat bagi BUMN untuk melantai di bursa. Apalagi, kata dia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun ini diperkirakan bisa menembus angka 2.500. "Jika bursa positif, pasar akan mampu menyerap saham IPO," kata Willy, kemarin.

Dia meramal, dari tiga rencana IPO BUMN, saham KS bakal paling laris. Sebab, proyeksi kenaikan harga komoditas tahun depan ikut mengerek harga baja.

Saham Garuda juga masih diminati investor mengingat mereka bakal menjadi satu-satunya maskapai penerbangan di lantai bursa. Sementara Waskita perlu bersaing dengan emiten konstruksi yang sudah lebih dulu masuk bursa.

(Sumber: Kontan Online)

 Dilihat : 4034 kali