30 April 2009
Krakatau Steel Usulkan Rusun dengan Konstruksi Baja

JAKARTA. PT Krakatau Steel mengusulkan kepada pemerintah agar pembangunan rumah susun menggunakan konstruksi dari baja. Melalui anak perusahaannya Krakatau Engineering, KS telah menyampaikan proposal kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. "Wapres setuju dan menyambut baik," ucap Dirut KS Fazwar Bujang dalam keterangan pers usai rapat tentang rusuna di Kantor Wapres, Rabu (29/4).

Fazwar menguraikan, usulan penggunaan konstruksi baja didasarkan pada sejumlah hal. Pertama, harga baja saat ini cenderung murah. Tahun lalu harga baja menyentuh level US$ 1.200 perton, kini harganya sebesar US$ 600 perton. "Kami perkirakan harga baja tidak akan naik, karena tren harga minyak cenderung stabil. Jadi dari sisi harga, baja lebih kompetitif dibanding beton," ucapnya.

Kedua, dari sisi keamanan, baja lebih aman dibanding beton. Sebab, sifat baja lebih elastis sehingga dapat menahan angin dan gempa. Sehingga rusun yang dibangun tidak akan mudah roboh. Ketiga, jika pembangunan rusun menggunakan konstruksi baja secara massal (mass production) maka waktu pembangunan rusun akan lebih cepat

Keempat, baja memiliki keunggulan jaminan mutu, asalkan baja tersebut sesuai dengan standar nasional dan melewati proses Quality Control yang ketat. Dengan begitu siapapun kontraktor yang mengerjakan rusun maka kualitas bangunannya tetap sama. Kelima, desain baja lebih artistik dibanding beton. Fazwar menyatakan baja memiliki nilai estetika dan lebih indah karena itu banyak bandara dan gedung di luar negeri yang menggunakan konstruksi baja.

Fazwar mengklaim usulan ini sudah diterima oleh Wapres Jusuf Kalla. Wapres juga telah memerintahkan untuk menerapkan usulan KS dalam sebuah pilot project.

(Sumber: Kontan Online)

 Dilihat : 3164 kali