02 April 2009
Impor Baja Masih Boleh Tanpa LS

Jakarta - Importir terdaftar (IT) dan Importir Produsen (IP) produk baja untuk sementara waktu ini masih dibolehkan mengimpor tanpa adanya Laporan Surveyor (LS).

Hal ini karena Departemen Perdagangan (Depdag) belum menetapkan surveyor dalam pelaksanaan tata niaga impor sebanyak 202 HS produk baja yang mulai berlaku pada 1 April 2009 ini.

Demikian disampaikan oleh Dirjen Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan (Depdag) Diah Maulida saat ditemui di kantornya, di Jl Ridwan Rais, Jakarta, Rabu (1/4/2009).
 
"Kita yakinkan betul surveyor kita siap, kalau sudah siap baru laporan surveyor (LS) bisa dilakukan," jelas Diah.
 
Meskipun begitu, Diah menegaskan bahwa ketentuan impor produk baja tetap berlaku 1 April 2009 untuk importir yang sudah berstatus IT dan IP. Hingga kini jumlah IP atau IT yang terdaftar oleh Departemen Perindustrian yang dilansir Depdag jumlahnya hanya mencapai 72 importir.
 
"Wajib laporan surveyornya yang masih ditunda, karena memang variasi baja itu banyak HS ada 202, jumlah negara impornya pun banyak," ujarnya.
 
Diah mengatakan hingga kini pihaknya belum memastikan pemberlakuan LS tersebut. Namun kata dia akan dilakukan segera, satu bulan setelah penunjukan surveyor oleh Depdag berlangsung.

"Begitu keluar penetapan surveyor, satu bulan kemudian diberlakukan LS, karena kita harus melakukan verifikasi di pelabuhan muat yang tiba kurang lebih 1 bulan setelah itu," katanya.

(Sumber: Detik Finance)

 Dilihat : 3221 kali