27 Maret 2009
Pembangunan Pabrik Meratus Molor Lagi

JAKARTA. Rencana pendirian pabrik baja PT Meratus Jaya Iron and Steel kembali molor. Seharusnya, penanaman pancang bangunan atau ground breaking pabrik hasil patungan PT Krakatau Steel (KS) dan PT Aneka Tambang itu berlangsung Selasa (24/3) lalu. Namun, rencana itu tertunda hingga bulan depan.

Pemunduran jadwal pemancangan tiang merupakan permintaan protokoler kantor Wakil Presiden (Wapres). Sebab, ada kemungkinan, Wapres akan hadir pada pemancangan tiang pertama pabrik Meratus. "Undangan sebenarnya sudah disebar, tapi kemudian diminta ditunda atas permintaan Wapres. Kapan jadinya, menunggu arahan Pak Menteri (Perindustrian)," kata Direktur Industri Logam Direktorat Jenderal Industri Mesin, Tekstil dan Aneka Departemen Perindustrian I Putu Suryawirawan, Rabu (25/3).

Sementara, Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka Departemen Perindustrian Ansari Bukhari menjelaskan, penundaan pemancangan pabrik Meratus terkait dengan kesibukan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif. Tapi menurutnya, penundaan ini memberi kesempatan pada KS dan Aneka Tambang untuk mematangkan persiapan pembangunan.

Selain Meratus yang berkapasitas 300.000 ton per tahun, tahun ini bakal berdiri dua pabrik baja baru, yakni PT Mandan Steel yang masih berafiliasi dengan China Nickel Resources Holding Co. dan PT Semeru Surya Steel (Gunung Garuda Group). Tapi, keduanya juga molor.

Pendirian pabrik Meratus dan Mandan sempat terancam tertunda permanen karena perusahaan yang bakal memasok bahan baku, yaitu PT Yiwan Indonesia, belum mengantongi izin untuk melakukan eksploitasi bijih besi.

(Sumber: Kontan Online)

 Dilihat : 4098 kali