20 Februari 2009
Tata Niaga Impor Baja Berlaku Efektif 1 April 2009

Jakarta - Tata niaga impor 202 HS produk baja mulai efektif diimplementasikan pada 1 April 2009. Penerapan tata niaga ini tidak akan menggunakan pelabuhan khusus.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Logam Direktorat Jenderal ILMTA Departemen Perindustrian I G Putu Suryawirawan saat ditemui di gedung Departemen Perindustrian, Kamis (19/2/2009). "1 April 2009, sudah disetujui. Kita sedang menyiapkan juknisnya, implementasikannya 1 April, berlakunya dari kemarin," kata Putu.

Menurut Putu peraturan tata niaga ini  akan dituangkan dalam peraturan menteri perdagangan (Permendag). Dalam ketentuan tata niaga tersebut para importir harus berstatus importir terdaftar (IT) atau importir produsen (IP) khusus pengguna baja. Bagi produsen pengguna yang akan mengimpor baja ditetapkan mengenai perencanaan penggunaan kebutuhan baja dalam waktu tertentu.

Seperti diketahui Departemen Perindustrian (Depperin) telah mengusulkan tambahan produk tertentu yang sebelumnya hanya mencakup  5 produk yaitu makanan-minuman, garmen, mainan, elektronik dan alas kaki sesuai dengan Permendag No 56 tahun 2008, mengenai pengetatan impor di 5 pelabuhan bagi 5 produk tadi.

Produk baja hanya salah satu  produk yang saat ini sudah disetujui untuk diterapkan tata niaga impornya. Sedang 6 produk lainnya yang masih diusulkan antara lain produk kosmetika, keramik, lampu hemat energi, handphone, komponen otomotif (busi dan filter) dan sepeda belum disetujui.

(Sumber: Detik Finance)

 Dilihat : 3663 kali