19 Februari 2009
Impor Baja Wajib Verifikasi

JAKARTA - Pemerintah akan memberlakukan tataniaga impor untuk 202 pos tarif baja setelah Menteri Perdagangan menerbitkan aturan wajib verifikasi dan registrasi Importir Terdaftar (IT).

"Untuk semua baja yang sudah kita buat saja sebanyak 202 HS. Nanti dari Depdag akan ada konferensi pers tentang itu, Mungkin hari ini atau paling lama besok,"kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka, Departemen Perindustrian Anshari Bukhari usai membuka seminar bisnis di Jakarta, Kamis, seperti dilansir Antara.

Anshari menjelaskan, aturan verifikasi impor baja tersebut tidak berbeda dengan aturan verifikasi teknis lainnya. "Yang diatur verifikasinya saja sama dengan yang lain," ujarnya.

Direktur Industri Logam, Depperin I.G. Putu Suryawirawan menambahkan, keputusan itu berlaku untuk produk baja yang sudah ada Standar Nasional Indonesia (SNI)-nya.  "Ini tujuannya agar untuk memberikan apresiasi pada produk dalam negeri," ujarnya.

Ia mencontohkan, beberapa produk yang impornya wajib diverifikasi antara lain baja batangan, baja lembaran, termasuk tabung gas elpiji semua ukuran.

(Sumber: Investor Daily Indonesia)

 Dilihat : 4895 kali