06 November 2008
Krakatau Steel Gandeng Investor dari 3 Negara

Cilegon - PT Krakatau Steel (KS) sedang melakukan penjajakan untuk kerja sama dengan investor dari tiga negara yaitu Korea, Rusia dan Australia. Langkah ini ditempuh untuk antisipasi terburuk terhadap realisasi IPO di tengah labilnya pasar finansial. 

Sekarang ini KS sedang melakukan penjajakan direct investment dengan negara-negara produsen baja dunia untuk melakukan kongsi pembangunan pabrik baja hulu. Langkah ini ditempuh KS sebagai antisipasi kemungkinan terburuk terhadap realisasi IPO yang sebelumnya sudah mendapat persetujuan pemerintah dan DPR.

Ketidakpastian memburuknya pasar finansial pada saat ini dan diperkirakan hingga berlangsung sampai tahun 2009, menjadi pertimbangan KS. Hingga kini KS telah mengundang beberapa pemain baja dunia untuk bergabung dalam kongsi tersebut. Setidaknya sudah ada tiga negara yang berminat yaitu Korea, Rusia dan Australia.

"Sekarang kita jangan bicara IPO dulu, justru kita sedang menjajaki direct investment dengan negara-negara Korea Rusia dan Australia, akan kita jajaki, intinya kita akan berkongsi, negara-negara tadi sudah siap," kata Komisaris Utama KS Taufiqurrahman Ruki usai acara peresmian Madrasah dalam rangka CSR KS Gorup di Cilegon, Banten (6/11/2008).

Ruki menambahkan bahwa yang akan dikembangkan dalam kongsi pabrik baja ini adalah sektor baja hulu, karena sektor ini yang dianggap paling lemah. Ia juga mengatakan dalam kongsi KS akan menjadi minoritas saja.

Calon anggota DPD Banten ini juga membantah kalau kongsi ini dalam rangka strategic sale, melainkan kongsi atau investasi langsung saja. Dimana para investor tadi siap membawa uang tunainya ke Indonesia. "Bukan strategic sale prinsipnya kita akan undang semua negara kita undang, semua menyatakan minatnya," ucap Ruki.

Mengenai berapa besar investasi yang akan dikeluarkan dan siapa saja produsen yang akan masuk,  Ruki belum bisa memastikan berapa besar dana yang akan direalisakan oleh calon-calon investor tadi, namun ia memastikan setidaknya untuk membangun pabrik baja diperlukan waktu hingga 3 tahun.

"IPO tidak kita bicarakan, jumlahnya akan lebih dari perhitungan dana IPO, lagi dihitung oleh Pak Fazwar (direksi). Mereka sudah mengirim timnya kemari," katanya.

Seperti diketahui KS berencana meningkatkan kapasitas produksinya hingga 5 juta ton hingga 2013, dari kapasitas produksi sekarang ini yang hanya 2,5 juta ton. Awalnya pendanaan dari IPO ditaksir bisa memberikan suntikan dana segar untuk ekspansi yang kurang lebih mencapai Rp 2 triliun lebih.

(Sumber: detik.com)

 Dilihat : 2861 kali