26 September 2008
KS Harus Audit Ulang Laporan Keuangan

JAKARTA - Sebelum bisa menggelar penawaran saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO), PT Krakatau Steel masih memiliki pekerjaan rumah. Produsen baja terbesar di Indonesia ini harus mengaudit ulang laporan keuangannya.

Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu meminta manajemen Krakatau merevisi laporan keuangan sebagai salah satu prasyarat IPO. "Kami sudah menginstruksikan kepada Krakatau," katanya seusai rapat divestasi BUMN dengan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Rabu malam lalu (24/9).

Krakatau harus melakukan pekerjaan ekstra ini karena laporan keuangan per akhir Juni 2008 yang sudah diaudit tidak bisa lagi menjadi dasar IPO. Maklum, masa berlaku laporan itu maksimal hanya enam bulan.

Sementara, Krakatau belum tentu jadi menggelar IPO tahun ini. "Mereka harus memakai laporan keuangan kuartal ketiga tahun ini," tegas Said.

Dia memperkirakan, Krakatau akan membutuhkan waktu minimal satu bulan sejak 30 September nanti untuk mengaudit laporan keuangan kuartal ketiga 2008. Berarti, paling cepat, audit laporan keuangan itu baru rampung awal November nanti.

Untungnya, manajemen Krakatau telah mengantongi restu IPO dari DPR. Setelah Kamis pekan lalu (18/9) Komisi XI menyetujui rencana IPO Krakatau, PT Bank Tabungan Negara (BTN), dan PT Garuda Indonesia pada tahun ini, Komisi VI DPR juga memberikan restunya pada Rabu malam (24/9). "Izin Krakatau sudah clear," ujar Said. Namun, IPO BTN dan Garuda masih harus menanti restu Komisi VI DPR.

Karena itulah, Krakatau bisa segera mempersiapkan proses IPO-nya. Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil berjanji akan segera mengumumkan penjamin emisi (underwriter) IPO Krakatau pada minggu pertama Oktober nanti.

Krakatau telah mengajukan dua kandidat underwriter, yaitu Danareksa Sekuritas dan Konsorsium Bahana Securities bersama Mandiri Sekuritas. Namun, pelaksanan IPO itu sangat bergantung pada kondisi bursa saham hingga akhir tahun ini.

(Sumber: Harian Kontan)

 Dilihat : 2977 kali