31 Oktober 2007
Krakatau Steel Gandeng 4 Pemain Baja Global

Krakatau Steel Gandeng 4 Pemain Baja Global PT Krakatau Steel (persero) akan menggandeng empat perusahaan baja global untuk mengantisipasi volatilitas harga baja yang sangat cepat. Selain itu, aliansi strategis ini juga untuk pengamanan pasokan bahan baku bijih besi di dalam negeri.

Keempat perusahaan tersebut antara lain Essar International Ltd, perusahaan baja terbesar di India, Bao Steel (10 besar dunia), Ispat Ltd (India), dan Nanjing and Iron Steel Co Ltd (China). Niat serius KS tersebut segera difinalisasikan pada tahun depan atau sebelum penawaran saham perdana ke masyarakat (IPO/lnnitial Public Offer
ing) pada 2009.

"Selain 4 perusahaan itu, KS juga akan beraliansi dengan perusahaan baja domestik. Aliansi ini juga bertujuan memperkuat nilai perusahaan sebelum diprivatisasi," kata Dirut KS Daenulhay di selasela kunjungan pabrik baja kepada wartawan di Cilegon, Senin (29/ 10) lalu.

Pergerakan harga baja di era milenium kedua ini, kata dia, sangat dinamis karena kebutuhan dunia semakin besar. Jika besarnya konsumsi tak diimbangi pasokan bahan baku yang aman, eksistensi industri baja dalam negeri akan terancam. Atas dasar itu, jika perseroan tak segera mengambil langkah aliansi, kata dia, posisi KS sebagai produsen baja terbesar seAsean akan terancam. Pasalnya, kekuatankekuatan baru industri baja Asean mulai tumbuh.

Mega Steel milik Malaysia, ungkap dia, sedang membangun electro galvanized, Yung Kong Steel (Thailand) tengah merampungkan Cold Rolling Mills, Group Lion sedang mendirikan direct reduction iron (DRI/ industri pellet terintegrasi). Belakangan, Vietnam akan memiliki electric upfurnace berkapasitas 500.000 ton. Sementara itu, perusahaanperusahaan baja China beraliansi dengan Australia untuk menjamin pasokan bahan baku.
IU

Sumber : Rakyat Merdeka, Page : 20 

 Dilihat : 2292 kali