11 September 2008
IPO Krakatau Steel Kemungkinan Ditunda

JAKARTA - PT Krakatau Steel (KS), BUMN penghasil baja terbesar di Indonesia, kemungkinan menunda rencana penawaran umum perdana (initial public offering/lPO) dari semula November tahun ini menjadi tahun depan.  Penundaan rencana tersebut karena semakin lesunya bursa saham di Indonesia setelah indeks harga saham gabungan terus tertekan.

Meneg BUMN Sofyan Abdul Djalil mengatakan KS, yang semula berencana melepas 35% saham pada November tahun ini, kemungkinan menunda penjualan atau hanya menjual 10%-15% saham tahun ini. "Kami menunggu harga saham kembali naik sebelum melaksanakan IPO. Jika kami tidak dapat melaksanakan hal itu tahun ini, KS akan dilepas tahun depan," tuturnya seperti dikutip Bloomberg kemarin.

Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia, yang naik lebih lebih dari enam kali dalam lima tahun hingga 2007, terpangkas 30% pada tahun ini setelah harga komoditas terjun bebas dan krisis kredit global yang membuat pemodal keluar dari bursa negara berkembang.

Presiden Direktur KS Fazwar Bujang pada 17 Juli mengatakan perseroan bisa meraih dana segar Rp5 triliun dari penjualan 40% saham. BUMN itu berencana memperbesar kapasitas pabrik baja menjadi 5 juta metrik ton pada 2012.

Ketua Komisi VI DPR yang juga menjadi salah satu anggota Panja Privatisasi Totok Daryanto belum lama ini mengatakan sudah ada keputusan di level Panja untuk menyetujui IPO KS. Selanjutnya, keputusan itu akan disampaikan kepada pemerintah dan pimpinan DPR.

(Sumber: Bisnis Indonesia)

 Dilihat : 4001 kali