19 Agustus 2008
Usai Reses, DPR Bahas IPO PT KS

Terkait permintaan Rapat Kerja (Raker) antara pemerintah dengan DPR sebagai upaya mempercepat izin privatisasi PT Krakatau Steel (KS), Menneg BUMN Sofyan Djalil memastikan pemerintah akan secepatnya melakukan Raker dengan Komisi XI DPR.

"Mungkin setelah masa reses DPR selesai. Raker bisa dilakukan. Apalagi harga baja saat ini sedang tinggi. Jadi tidak perlu ragu," kata Sofyan usai pidato kenegaraan Presiden SBY di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (15/8).

Raker ini dipandang penting mengingat keputusan privatisasi terhadap BUMN ini belum bisa keluar jika DPR belum melaksanakan Raker dengan Menkeu dan Menneg BUMN.

Terkait kemungkinan dilakukannya privatisasi carry over untuk 2009, Sofyan berpendapat semakin lama mengabaikan PT KS, hal ini semakin menjadi masalah. Sebab kebutuhan baja Indonesia makin meningkat seiring pertumbuhan ekonomi.

"Sekarang KS memang untung karena harga baja sedang tinggi dan bisa membeli bahan baku dengan harga murah. Makanya, perlu secepatnya," katanya.

Sedangkan anggota Komisi XI DPR Vera Febriyanti berjanji segera melakukan pembahasan kembali dengan pemerintah perihal BUMN yang akan di IPO dalam waktu dekat ini. Pada intinya, privatisasi BUMN di tahun ini harus dilakukan. Apakah itu melalui IPO," kata Vera.

(Sumber: Rakyat Merdeka)

 Dilihat : 2734 kali