19 Agustus 2008
Empat Sekuritas Incar IPO KS

JAKARTA - Setidaknya empat perusahaan sekuritas siap bersaing untuk menjadi penjamin emisi (underwriter) penawaran publik perdana (initial public offering/ IPO) PT Krakatau Steel.

Empat perusahaan sekuritas itu adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, CIMB Securities, dan PT Indopremier Securities. Empat perusahaan sekuritas ini hadir dalam acara prakualifikasi pelaksanaan IPO KS yang digelar akhir pekan lalu.

Seorang eksekutif yang terlibat dalam transaksi ini menyatakan empat perusahaan tersebut menyatakan minatnya untuk menjadi underwriter IPO KS, meskipun perusahaan baja ini akan menyeleksi penjamin emisi beberapa waktu ke depan.

"Sejauh ini yang sudah menyatakan minatnya untuk menjadi underwriter IPO KS ada empat perusahaan. Namun, kami akan menyeleksi sekuritas yang paling sesuai dengan kebutuhan IPO KS," katanya akhir pekan lalu.

Selain underwriter, KS juga akan menyeleksi perusahaan penilai dan konsultan hukum untuk menunjang aksi korporasi itu. Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat pekan lalu.

Direktur Investment Banking Danareksa Sekuritas Reza B. Zahar ketika ditemui di lokasi acara mengakui berminat menjadi underwriter IPO KS. "Danareksa memang ingin menjadi underwriter IPO KS. Kami tentunya akan mengikuti seleksi yang akan digelar," tuturnya.

Dalam IPO yang diharapkan bisa terlaksana semester 11/2008, KS menargetkan perolehan dana sebesar Rp3 triliun- Rp4 triliun. Dana yang diperoleh itu akan menutup sebagian dari total kebutuhan sebesar US$1,5 miliar dalam lima tahun ke depan.

Dana yang dibutuhkan sebagian besar akan dialokasikan untuk revitalisasi, serta modernisasi pabrik pengolahan baja. Selain itu perseroan juga akan membangun pabrik baru untuk pengolahan komoditas tersebut.

Pilih Terbaik

Ketika dimintai pendapat mengenai seleksi underwriter IPO KS, Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu mengatakan Kementerian BUMN akan memilih underwriter yang mampu memberi penawaran yang paling menguntungkan.

"Kami akan memilih perusahaan sekuritas yang bisa menarik dana terbesar, meskipun meminta bayaran yang mahal. Kalaupun ada sekuritas yang menawarkan harga rendah, namun perolehan dananya nggak maksimal, kami tidak akan pilih," tuturnya.

Menurut Said, keputusan final untuk underwriter untuk IPO KS akan ditentukan oleh Kementerian BUMN, meskipun perseroan yang menggelar beauty contest untuk pemilihan penjamin emisi. "Mereka [KS] akan menyerahkan nama-nama sekuritas yang telah diseleksi, yang kemudian akan diputuskan oleh kementerian BUMN," tuturnya.

Saat ini, KS telah menunjuk PT CIMB GK Securities lndonesia sebagai konsultan keuangan untuk persiapan IPO perseroan. Menurut rencana, IPO KS akan digelar pada Oktober, tetapi sampai saat ini persetujuan dari DPR tak kunjung turun. Sehingga IPO KS dan juga BUMN lain seperti PTPN dan PT Rekayasa Industri terancam mundur.

(Sumber: Bisnis Indonesia)

 Dilihat : 3932 kali