13 Agustus 2008
Pekan Depan, Krakatau Mengajukan Tiga Calon Penjamin Emisi IPO

JAKARTA - Meski belum mengantongi persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), manajemen PT Krakatau Steel tetap mempersiapkan proses penawaran umum saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO). Saat ini produsen baja terbesar di Indonesia ini sedang menyeleksi para calon penjamin pelaksana emisi atau underwriter IPO.

Sejak pekan lalu. Krakatau telah membuka pendaftaran calon lembaga penunjang IPO, termasuk penjamin emisi. Proses ini sudah ditutup kemarin. Namun Sekretaris Perusahaan Krakatau Raden Gunawan mengaku belum bisa menyebutkan identitas dan jumlah perusahaan yang melamar menjadi penjamin emisi IPO.

"Kami masih harus merapatkan hasilnya." ujarnya kepada KONTAN, kemarin. Namun, dia optimistis, di tahap internal Krakatau, proses seleksi calon underwriter IPO bakal rampung pekan ini. Selanjutnya Krakatau akan menyerahkan tiga kandidat penjamin emisi kepada menteri Negara BUMN Sofyan Djalil. "Nanti Menteri yang akan memilih dan memutuskannya," ujar Raden. "Jika prosesnya lancar, pekan depan Krakatau sudah memiliki penjamin emisi IPO".

Krakatau memang harus bergerak cepat. Sebab, mereka menargetkan bisa masuk bursa akhir November nanti. Apalagi, beberapa hari terakhir ini, kondisi bursa saham kembali memburuk. Sofyan sendiri berharap, Krakatau bisa segera menggelar IPO. "IPO harus dilaksanakan secepatnya. Kalau tidak, timing-nya lewat." tegasnya, kemarin.

Sofyan menambahkan, meski harga komoditi merosot yang menyeret bursa saham, harga baja sekarang masih cukup bagus. Sehingga, Krakatau masih bisa mencapai target perolehan dana IPO sekitar Rp 4 triliun. Namun, jumlah saham yang akan dilepas akan ditentukan oleh penilaian penjamin emisi.

Sofyan juga berharap, penurunan harga komoditi yang terjadi saat ini hanya berlangsung sesaat. Maklum, selain Krakatau, pemerintah berniat menjual sebagian saham tiga PT Perkebunan Nusantara (PTPN) melalui IPO pada tahun ini.

(Sumber: Harian Kontan)

 Dilihat : 2778 kali