21 Juli 2008
Target IPO 30 Emiten BEI Pada 2008 Bakal Tercapai

Dirut PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Erry Firmansyah memperkirakan target pencatatan saham perdana (IPO) sebanyak 30 emiten di pasar modal hingga akhir tahun ini bakal tercapai.

"Hingga semeter I 2008 tercatat 16 perusahaan telah listing, enam perusahan sudah masuk pipeline (proses), sehingga dalam enam bulan ke depan atau hingga akhir tahun menyisakan tambahan emiten sebanyak delapan perusahaan," kata Erry usai workshop wartawan pasar modal "Peran Media di Pasar Modal", di Padang, Sumatera Barat, Jumat.

Menurutnya, target 30 emiten baru pada 2008 lebih tinggi dibanding 2007 sebanyak 22 perusahaan. "Meski tahun 2008 situasi bursa saham Indonesia sedang kurang bagus karena dipengaruhi kenaikan harga minyak dan subprime mortgage (krisis kredit perumahan) di AS, namun pada semester kedua tahun ini diharapkan kembali membaik," ujarnya.

Ia menjelaskan optimisme bahwa bursa saham akan kembali membaik didasarkan pada rencana IPO enam perusahaan yang mana tiga di antaranya merupakan perusahaan BUMN. Kementerian BUMN merencanakan 11 BUMN melakukan privatisasi pada 2008 melalui program IPO, sebagai upaya menyehatkan kinerja keuangan perusahaan.

Namun perusahaan "plat merah" yang benar-benar siap untuk melaksanakan IPO adalah tiga perusahan yaitu PT Krakatau Steel, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII, dan Bank Tabungan Negara (BTN). Menurut Erry, saham BUMN akan selalu menarik minat investor di pasar modal karena memiliki prospek yang bagus dan memiliki kapitalisasi pasar yang cukup besar.

Ia menjelaskan transaksi saham sekitar 380 emiten di BEI saat ini mencapai Rp4 triliun hingga Rp5 triliun per hari dengan jumlah investor sekitar satu juta.

"Dengan penambahan jumlah perusahaan yang go public tersebut diharapkan jumlah investor juga akan meningkatkan hingga mencapai sekitar dua juta investor," kata Erry.

(Sumber: Harian Ekonomi Neraca)

 Dilihat : 3554 kali