15 Juli 2008
Privatisasi BUMN 2008 Diperkirakan Molor

Pemerintah menilai proses privatisasi BUMN 2008 molor karena terganjal persetujuan DPR. "Coba tanya ke DPR, jadwal privatisasi tidak sesuai karena persetujuan DPR tidak sesuai dengan jadwal," kata Sesmenneg BUMN Said Didu di Jakarta, Senin (14/7).

Karena itu, kendala privatisasi yang hingga kini belum terlaksana bukan sepenuhnya ada pemerintah, tapi ada di DPR. "Seharusnya ada share tanggung jawab," katanya.

Selain itu, Said Didu juga menyesalkan privatisasi BUMN industri baja dan perkebunan yang tak kunjung jelas mendapatkan persetujuan dari DPR. Padahal momentum kedua sektor itu saat ini sedang bagus, jika momentum lewat, privatisasi tidak bisa optimal.

"Privatisasi Krakatau Steel dan PT Perkebunan Nusantara momentumnya lagi bagus, tapi belum mendapatkan persetujuan. Kita harapkan memang adanya pemahaman yang sama bahwa ini penting," jelasnya.

(Sumber: Harian Ekonomi Neraca)

 Dilihat : 2705 kali