15 Juli 2008
Minat Investasi Mittal Dibahas Pekan Ini

JAKARTA - Minat produsen baja India, Arcellor Mittal (Mittal) membangun dua pabrik baja di Pasuruan dan Banten akan dibahas pekan ini.

Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Lutfi, pemerintah menyambut baik dan siap mendukung rencana itu. Lutfi menjelaskan, Mittal telah berdiskusi dengan BKPM terkait minat tersebut, namun Mittal belum memasukkan aplikasi untuk tujuan penanaman modal.

"Itu (rencana investasi) masih pernyataan minat Mittal dalam diskusi dengan BKPM. Mengenai tanggal realisasi belum dipastikan dan pembahasan lanjut dilakukan pekan ini," ujar Lutfi.

Menurut dia, Mittal menggunakan dana sendiri dan tidak bekerja sama dengan pihak lain. Investasi itu merupakan salah satu upaya Mittal menjadikan Indonesia sebagai basis produksi baja Mittal. Terkait nilainya, untuk 2 juta metrik ton baja berkisar US$ 3 miliar," kata Lutfi kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (14/7).

Sebelumnya, Mittal menyatakan minatnya menjadikan Indonesia sebagai basis produksi baja Mittal. Keinginan itu disampaikan terkait rencana Mittal menjadi mitra strategis produsen baja nasional PT Krakatau Steel (KS) dalam proses privatisasi KS. Mittal berharap bisa menguasai saham KS tidak kurang 40% dan maksimum 49%. Untuk itu, Mittal menyiapkan dana sekitar US$ 5-10 miliar. Namun, rencana itu terhalang karena pemerintah me-lalui Kementerian Negara BUMN akhrinya menyetujui privatisasi KS ditempuh melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Selain itu, Mittal juga berencana menawarkan kerja sama dengan KS mendirikan perusahaan patungan untuk pengembangan kompleks baja greefield di Cilegon dan bekerja sama dengan PT Aneka Tambang mendirikan perusahaan patungan untuk produksi batu bara, bijih besi, nikel, dan mangan.

(Sumber: Investor Daily Indonesia)

 Dilihat : 2822 kali