03 Juli 2008
Pasar Baja Global Kekurangan Pasokan

NEW YORK - Pasar baja global diperkirakan mengalami defisit pasokan (shortage) untuk pertama kali dalam satu dekade terakhir, seiring dengan lonjakan permintaan dan turunnya investasi baru di industri tersebut.

Chief Executive ArcelorMittal Lakshmi Mittal mengatakan kebutuhan baja yang meningkat dan tidak diimbangi dengan investasi baru, sementara harga yang relatif rendah, memengaruhi kondisi pasok baja global.

"Ada keterbatasan suplai, meski semua perusahaan baja saat ini beroperasi dalam kapasitas penuh. Kita menghadapi potensi shortage baja untuk pertama kalinya dalam satu dekade ini," ujarnya di New York, belum lama.

Kegiatan konstruksi yang meningkat pesat di China dan India telah mendongkrak harga baja secara global.

Selain itu, penjualan kendaraan bermotor dan produk perkakas rumah tangga di dua negara tersebut juga memengaruhi pasar baja dunia.

Produksi baja saat ini tidak mampu mengimbangi permintaan karena biaya produksi yang membengkak dan tidak adanya investasi untuk pabrik baru dalam beberapa tahun terakhir.

Di Amerika Serikat, harga baja canai panas (hot rolled steel) yang menjadi bahan baku mobil dan perkakas rumah tangga, saat ini melonjak rata-rata US$1,020 per ton dari US$850 per ton pada April 2008.

(Sumber: Bisnis Indonesia)

 Dilihat : 3527 kali