30 Juni 2008
KS Bangun Pelabuhan Batubara US$ 45 Juta

JAKARTA - PT Krakatau Steel (KS) melalui anak perusahaannya, PT Krakatau Bandar Samudera, membangun pelabuhan terminal batubara untuk umum yang pertama di Indonesia, di Cigading, Cilegon. Pembangunan pelabuhan itu diperkirakan menelan investasi US$ 45 juta.

Direktur Utama KS Fazwar Bujang mengatakan, pembangunan pelabuhan itu dilakukan Krakatau Bandar Samudera bekerja sama dengan anak usaha MIDT Group (Malaysia), yakni PT Cigading International Bulk Terminal (CIBT).

"Pelabuhan ini merupakan pelabuhan terminal batubara umum yang pertama di Indonesia dengan luas lahan 12 hektar," kata Fazwar di sela peletakan batu pertama pelabuhan di Cilegon, Jawa Barat, Jumat (27/6).

Menurut dia, dari nilai investasi yang diperlukan untuk membangun pelabuhan itu, sekitar US$ 5 juta berasal dari Krakatau Bandar Samudera, sedangkan sisanya disediakan oleh CIBT. Pembangunan pelabuhan tersebut akan ditargetkan selesai dalam jangka waktu dua tahun, dengan kapasitas sebesar 5 juta ton batubara per tahun.

Total dermaga yang dibangun sepanjang 3 km dengan kapasitas 150 ribu ton. Sebelumnya, kata dia. panjang pelabuhan Cigading hanya sekitar 1,7 km. Pelabuhan itu digunakan untuk bongkar mual batubara daa sebagai pelabuhan utama barang curah kering lainnya, seperti pakan ternak, pupuk, kedelai, jagung dan gula.

"Pelabuhan ini merupakan pelabuhan terdalam di Indonesia dengan kedalaman 20 meter," katanya.

(Sumber: Investor Daily Indonesia)

 Dilihat : 3614 kali