28 Juni 2008
Privatisasi KS Semester II Tahun Ini

JAKARTA (Ml) Pelepasan saham Krakatau Steel (KS) ke publik bisa mencapai 35% dan diharapkan terealisasi pada semester II tahun ini.  "Pelepasan saham KS maksimum hingga 35% karena (BUMN tersebut) sedang membutuhkan dana untuk ekspansi usaha yang lebih besar," kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di Jakarta, kemarin.

Ia mengatakan pihaknya sangat berharap pelepasan saham tersebut dapat segera terealisasi pada semester kedua tahun ini.

Namun, Kementerian BUMN juga akan sangat memperhatikan kondisi pasar dan berharap pasar semakin kondusif serta tidak bergejolak terus-menerus. "Kita berharap (bisa semester 0 2008) tentunya kalau kondisi pasar sudah membaik," katanya.

Namun ia juga menekankan hingga kini masih ada beberapa proses yang belum juga disepakati antara pemerintah dan DPR RI. "DPR RI sampai sekarang belum bisa approval mudah-mudahan segera," katanya. Pihaknya akan bertemu dengan DPR RI untuk mendiskusikan masalah tersebut.

Pelabuhan Cigading

Sementara itu, kemarin, KS menggandeng investor asal Malaysia PT Cigading International Bulk Terminal (CIBT), untuk membangun terminal dan dermaga batu bara di Pelabuhan Cigading, dengan investasi senilai US$45 juta atau setara dengan Rp405 miliar. Proyek tersebut ditargetkan rampung akhir 2009.

Peletakan batu pertama untuk pembangunan terminal baru bara di Pelabuhan Cigading itu dilakukan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Sjafii Djamal bersama Gubernur Banten Ratu Arut Chosiyah dan didampingi oleh Direktur Utama (Dirut) KS Fazwar Bujang di Cilegon, kemarin.

Nantinya, pengoperasian dermaga akan dilakukan bersama BUMN nasional lainnya, PT Pelindo II Cabang Banten.

Dirut KS Fazwar Bujang mengungkapkan, Pelabuhan Cigading merupakan pelabuhan khusus untuk bongkar muat barang dengan kapasitas 10 juta ton pertahun. Pembangunan terminal dan dermaga senilai US$45 juta atau setara dengan Rp405 miliar itu akan dikhususkan untuk bongkar muat batu bara berkapasitas 5 juta ton per tahun.

"Batu bara ini biasanya didatangkan dari Kalimantan maupun Sumatra. Keberadaan terminal itu juga dapat menunjang ekspor batu bara curah kering untuk tujuan Asia Selatan dan Eropa," cetus Fazwar.

Selain pembangunan terminal baru, juga diresmikan pembukaan jalan baru yang memiliki akses langsung dari Pelabuhan Cigading-Kawasan Industri-Tol Merak. Jalan itu menjadi akses alternatif di Cilegon-Anyer yang sudah mulai padat. Juga diresmikan pengoperasian double level luffing crane hasil kerja sama anak perusahaan KS, yaitu PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) dengan PT Indotrack Megah Prima Sejahtera.

(Sumber: Media Indonesia)

 Dilihat : 2738 kali