28 Juni 2008
Krakatau Steel Bangun Terminal Batubara

JAKARTA. PT Krakatau Steel melalui anak usahanya PT Krakatau Bandar Samudera akan membangun pelabuhan terminal batubara baru tahun ini. Pelabuhan itu akan terbentang di sebelah pelabuhan lama mereka.

Direktur Utama Krakatau Fazwar Bujang mengatakan, pembangunan terminal ini segera terwujud. "Butuh dana mencapai US$ 45 juta," katanya. Jumat (27/6). Untuk mewujudkan rencana ini, Krakatau telah menggandeng PT Cigading Internasional Bulk Terminal, anak usaha MTD Group, Malaysia.

Menurut Fazwar, pelabuhan terminal ini akan berdiri di atas i.ni.ili seluas 12 hektare. Nantinya, pelabuhan ini akan memiliki dermaga sepasang 300 meter. Pelabuhan ini akan berdiri di samping pelabuhan lama yang telah dibangun pada 1976 silam sepanjang 1,7 kilometer dengan kapasitas tampung batubara sepuluh juta ton. "Pelabuhan baru ini akan menampung batu bara sebanyak lima juta ton per tahun," tandas Fazwar.

Pelabuhan ini akan berfungsi sebagai pangkalan memasok kebutuhan sumber energi alternatif Krakatau dan industri di Cilegon dan sekitarnya. Pasalnya, pada 2011 Krakatau berencana meningkatkan kapasitas pembangkit tenaga listriknya jadi 700 Mega Watt (MW) dari 400 MW.

Selain itu, kelak pelabuhan ini akan memiliki sarana dan teknologi penanganan batubara yang menjamin keselamatan, kesehatan, dan ramah lingkungan. Fazwar berharap pembangunannya bisa cepal rampung. "Sehingga pada 2000 sudah bisa beroperasi," tegasnya Menurut dia, dalam kerjasama tersebut Cigading memiliki hak eksklusif blending alias meracik pengolahan batubara untuk kebutuhan industri. "Mereka akan mempunyai hak tersebut," paparnya.

Sayangnya, Direktur Utama MTD Group Malaysia Datuk Nik Hussain Abdul Rahman belum mau mengatakan berapa keuntungan yang akan diraihnya dengan proses blending tersebut Datuk juga menegaskan, ia akan menjajaki beberapa proyek infrastruktur di Indonesia. "Kami masih mencari dan menjajaki," elak Hussain Abdul Rahman.

Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal juga mengungkapkan, pemerintah masih akan membangun dua pelabuhan lagi yang akan dibangun. Yakni pelabuhan kontainer di Banten dan pelabuhan general cargo di Ciwandan. "Investasinya Rp 15 triliun," tuturnya.

(Sumber: Harian Kontan)

 Dilihat : 3894 kali