28 Juni 2008
Krakatau-Cigading Garap Proyek US$45 juta

CILEGON - PT Krakatau Bandar Samudera (KBS)-anak usaha BUMN baja PT Krakatau Steel (KS)-dan PT Cigading International Bulk Terminal (CIBT) resmi memulai pembangunan fasilitas terminal batu bara di Pelabuhan Cigading, Cilegon, Banten.

CIBT merupakan anak usaha MTD Group Malaysia yang digandeng KS merealisasikan pembangunan terminal tersebut dengan total investasi mencapai US$45 juta. MTD Group sendiri adalah perusahaan konglomerasi di bidang infrastruktur yang berbasis di Selangor, Malaysia.

Dirut PT Krakatau Steel Fazwar Bujang mengatakan fasilitas pelabuhan ini memungkinkan kapal bervolume muatan 150.000 ton bersandar sertamelakukan bongkar-muat produk-produk curah kering seperti jagung, gula, batu bara, bijih besi, hingga semen.

Peletakan batu pertama pembangunan terminal batu bara tersebut dilakukan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal bersama Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah dan didampingi Fazwar di Cilegon, kemarin.

Fazwar menjelaskan fasilitas dermaga dan terminal batu bara ini dirancang khusus untuk kegiatan bongkar-muat baru bara yang bisa mencapai hingga 5 juta ton per tahun. Dari total nilai proyek US$45 juta, KBS mengucurkan dana US$5 juta untuk pembangunan dermaga sepanjang 300 meter berikut sarana dan prasarana penunjang.

Sisa dana US$40 juta akan ditanggung bersama CIBT dengan merealisasikan investasi dalam peralatan dan teknologi penanganan baru bara yang lebih menjamin keselamatan, kesehatan, serta ramah lingkungan.

Fasilitas dermaga dan terminal batu bara ini direncanakan mulai beroperasi pada 2009.

CEO MTD Group Dato Nik Hussain Abdul Rahman menambahkan peletakan baru pertama (ground breaking) ini merupakan implementasi dari ditandatanganinya nota kesepahaman antara KBS dan CIBT pada pertengahan 2007.

"Kami terharap pada kuartal 111/2008 ini, terminal batu bara sudah busa beroperasi."

Selain terminal baru, Menhub juga meresmikan pembukaan jalan baru yang menghubungkan akses dari Pelabuhan Cigading-kawasan industri-Tol Merak.

(Sumber: Bisnis Indonesia)

 Dilihat : 2965 kali