19 Juni 2008
Izin IPO Krakatau Keluar Juli

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat memperkirakan keputusan izin privatisasi PT Krakatau Steel (Persero) dengan opsi penjualan saham perdana kepada publik (IPO) akan keluar pada Juli mendatang. Saat ini pembahasan privatisasi perusahaan penghasil baja milik negara itu masih terus digodok di Panitia Kerja (Panja) Internal Komisi Badan Usaha Milik Negara DPR. "Pastinya, sebelum masa reses sudah ada keputusannya, kira-kira Juli," kata anggota Panja Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Arya Bima, kepada Tempo di Jakarta kemarin.

Menurut dia, alotnya pembahasan privatisasi Krakatau disebabkan oleh keinginan dari para anggota Panja untuk mendapatkan argumen yang tajam dari direksi dan komisaris Krakatau atas perlunya privatisasi tersebut "Ini prosedur agar ada solusi terbaik," ujarnya.

Persoalannya, pada awal pembahasan banyak anggota Komisi BUMN yang tidak setuju Krakatau diprivatisasi. Namun, setelah ada penjelasan dari direksi dan komisaris Krakatau, akhirnya skema privatisasi dengan IPO mendapat lampu hijau. "Sekarang arahnya sudah ke IPO," ujarnya.

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil memang mengeluhkan lamanya izin privatisasi Krakatau dan 35 badan usaha pemerintah lainnya oleh DPR. Hingga saat ini, kata dia, belum ada satu pun izin privatisasi BUMN yang direstui oleh anggota DPR. "Ini menjadi masalah," katanya saat rapat dengar pendapat dengan Dewan Perwakilan Daerah di Jakarta kemarin.

Dia menyatakan privatisasi Krakatau diperlukan untuk menggenjot kapasitas produksi dan memenuhi kebutuhan baja nasional yang terus meningkat. Selain itu, untuk membesarkan Krakatau agar menjadi produsen baja yang diperhitungkan. "Jadi setelah IPO nanti, kami akan mencari cara pengembangan lainnya," ujar Sofyan.

Pemerintah, Sofyan melanjutkan, juga akan mendorong Krakatau memperkuat ketersediaan ba-han baku untuk menjaga produksi. "Masalah hulunya ini harus dipikirkan juga," ujarnya. Karena itu, pemerintah mendorong Krakatau membuka tambang bijih besi di Kalimantan Selatan.

Ketua Anggota Panitia Ad Hoc (PAH) n DPD Sarwono Kusumaatmadja menyatakan DPD mendukung langkah peningkatan kinerja Krakatau dengan cara IPO tersebut. "PAH II DPD mendukung IPO Krakatau," katanya kemarin.

(Sumber: Koran Tempo)

 Dilihat : 4014 kali