09 Juni 2008
PRIVATISASI KRAKATAU STEEL - Pemerintah Putuskan Penjualan Lewat Bursa

JAKARTA. Pemerintah telah satu suara soal privatisasi PT Krakatau Steel (KS), yaitu lewat IPO penjualan saham kepada masyarakat alias go public. Tentu saja mekanismenya melalui penjualan saham perdana atawa initial public offering (IPO). Dengan demikian, sepertinya, polemik panas privatisasi Krakatau Steel berakhir sudah.

Menteri Perindustrian Fahmi Idris menegaskan, pemerintah telah menetapkan privatisasi Krakatau lewat IPO. Menurut Fahmi, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN) telah bertemu dengan manajemen Krakatau membahas tahap-tahapnya. "Intinya, privatisasi akan dilakukan lewat IPO," ungkap Fahmi.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka Departemen Perindustrian (Depperin) Ansari Bukhari pun mengabarkan hal yang sama. Saham Krakatau akan dilego via lantai bursa. Menurut dia, Krakatau akan IPO tahun ini juga.

Sambil menunggu keputusan DPR, Krakatau harus mulai menyiapkan proses IPO. Namun, lanjut Ansari, pemerintah masih mempertimbangkan porsi saham yang akan dilepas mengingat kondisi pasar modal yang sedang lesu. "Pokoknya maksimal 40%, tegasnya. Dengan melantai di bursa, Ansari berharap, calon mitra yang berniat meminang Krakatau akan membeli saham lewat pasar modal.

Menurut Ansari, kalau pun Krakatau memperoleh sedikit dana dari penjualan sahamnya, mereka tetap memiliki kewajiban memenuhi target produksi lima juta ton hingga 2011. "Krakatau bisa meminjam ke bank karena mereka tak punya masalah keuangan," katanya.

Nah, praktis keinginan manajemen Krakatau yang ogah dilepas melalui penjualan strategis terpenuhi sudah. Kini, tinggal kita tunggu upaya mereka membuktikan diri.

Abdul Wahid Fauzie

Sumber : Harian Kontan, Page : 13 

 Dilihat : 3419 kali