06 Juni 2008
Waspadai Insider Trading

DIPILIHNYA opsi penawaran saham perdana initial public offering/lPO) dalam privatisasi saham PT Krakatau Steel (KS) sebelum September 2008 belum jadi jaminan proses itu akan jauh dari masalah Jika lengah diawasi, saham KS bisa jadi korban insider trading (transaksi curang melibatkan orang dalam).

Waspadai Insider Trading

Pengamat ekonomi. Ichsanuddin Noorsy, mengingatkan agar pemerintah mewaspadai perilaku insider trading terkail rencana penawaran saham perdana KS. Sebab, dengan informasi dan orang dalam, investor dapat mempermainkan perdagangan saham KS. "Dengan cara tersendiri, pemodal berkantong tebal berpeluang besar menguasai jumlah saham yang akan dilepas ke pasar. Dalam hal ini perilaku insider trading harus diwaspadai." ujarnya kemarin.

Menurut dia, keputusan IPO pada privatisasi KS tetap merupakan keputusan yang tidak didasarkan atas kepentingan nasional untuk membangun industrialisasi. Melalui opsi IPO tidak berani KS akan terbebas dari cengkeraman investor asing Dia juga mengkritik keputusan pemerintah yang berubah-ubah. "Perubahan kebijakan menjadi IPO adalah karena pemerintah sepertinya sadar bahwa kebijakannya tidak populer dan mau menang sendiri," tukasnya.

Ichsan menyayangkan karena dana hasil IPO sepertinya tidak akan dapat digunakan untuk memperbaiki kinerja keuangan KS. Dana itu diperkirakan lebih difokuskan untuk menambal defisit APBN. "Dengan demikian kebijakan IPO pada KS justru membuktikan pemerintah sedang menjalankan kebijakan neoliberal atau konsensus Washington yang telah jelas-jelas memiskinkan orang miskin dan memperkaya orang kaya." tegasnya, (wir)

Sumber :  Indo Pos, Page : 19 

 Dilihat : 3613 kali