06 Juni 2008
Warga Banten Siap Beli Saham Krakatau Steel

CILEGON. KOMPAS - Pemerintah daerah dan warga Banten menolak privatisasi PT Krakatau Steel dengan menjual kepada pihak asing. Mereka meminta privatisasi melalui penawaran saham perdana. Pemda dan warga Banten siap membeli saham pabrik baja itu.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Banten Mediawarman seusai pertemuan Direksi PT Krakatau Steel (KS) dengan Pemerintah Provinsi Banten. Pemerintah Kota Cilegon, dan sejumlah tokoh masyarakat di kantor PT KS di Cilegon. Banten. Kamis (5/6).

Meski privatisasi dilakukan melalui penawaran saham perdana IPO). Kefua Paguyuban Warga Banten Farich Nachril mengingatkan, pengawasan tetap diperlukan. Pemerintah pusat seharusnya menyisihkan sebagian saham PT KS untuk dimiliki pemda dan warga Banten.

"Harus ada saham yang disisihkan untuk pemerintah daerah dan warga Banten agar mereka turut merasa memiliki." kata Mediawarman.

Wali Kota Cilegon Tubagus Aat Syafaat menyatakan, dengan persetujuan Pemkot Cilegon dan DPRD Kota Cilegon, ia siap membeli saham PT KS.

Menurut Direksi PT KS tengat waktu tiga bulan yang di belikan pemerintah untuk menyiapkan IPO terlalu sempit Mereka meminta tenggat waktu diperpanjang enam bulan sehingga IPO paling cepat akhir November, bukan September seperti dijadwalkan pemerintah.

Sebelumnya, pemerintah mengutamakan privatisasi PT KS melalui penjualan kepada mitra strategis. Ada tiga penawar yang berminat, yakni Arcelor-Mittal. Tata Steel, dan Bluescope.

Vice President International Affair Arcelor-Mittal Roland Verstappen di Luksemburg, beberapa waktu lalu, menanggapi prokontra terhadap privatisasi PT KS menyatakan, "Semuanya berserah Pemerintah Indonesia. Kami menunggu keputusan pemerintah terhadap proposal kami." (NTA ELY)

Sumber : Kompas, Page : 19 

 Dilihat : 2901 kali