05 Juni 2008
Sofyan Djalil Minta Krakatau Steel Siapkan IPO

JAKARTA. Sepertinya, tarik ulur strategi penjualan PT Krakatau Steel mulai memasuki babak akhir. Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil akhirnya memberi lampu hijau kepada manajemen produsen baja terbesar di Indonesia itu untuk segera mempersiapkan proses penjualan saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO). "Kami akan mempercepat IPO," katanya di Jakarta, kemarin

Itu adalah restu pertama dari pemerintah sebagai pemilik Krakatau Steel untuk IPO. Sebelum ini, pemerintah melalui Sofyan, Menteri Perindustrian

Fahmi Idris, dan Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M. Lutfi, lebih condong memilih penjualan strategis. Di kutub yang lain, manajemen Krakatau Steel dengan sokongan dewan komisarisnya bersikeras menjual saham lewat bursa dengan cara IPO.

Silang-sengkarut itu sudah berlangsung hampir dua bulan terakhir. Dan Sofyan akhirnya berniat mengakhirinya.

Dia beranggapan, proses penjualan Krakatau Steel tidak lagi menyentuh substansi masalah yaitu teknis ekonomi, melainkan sudah bernuansa politis. Sehingga, pilihan terbaik saat ini adalah segera menjual perusahaan itu melalui IPO. Sofyan akan memanggil manajemen Krakatau untuk mempersiapkan semua hal yang berhubungan dengan IPO. Intinya, "Krakatau Steel harus IPO bulan September nanti," katanya.

Selanjutnya, Kementerian BUMN akan meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar segera memberi restu untuk IPO Krakatau Steel. "Bagi saya masalah Krakatau is closed," kata Sofyan.

Nasrul Bahar, anggota Komisi VI DPR, mengatakan keputusan soal IPO Krakatau Steel tidak bisa tergesa-gesa dan dipaksakan. "Jika Menteri ingin secepatnya, maka akan kami panggil untuk membahas lagi," katanya

KONTAN belum berhasil mendapat tanggapan dari Direktur Utama Krakatau Steel Fazwar Bujang. Namun, keputusan Sofyan ini seolah menjawab permintaan Fazwar agar pemerintah segera membuat keputusan mengenai strategi penjualan Krakatau Steel (KONTAN 4 Juni 2008).

Sumber : Harian Kontan, Page : 1

 Dilihat : 2740 kali